Trust to comeback...
Kiran namanya, dia bukan orng kampung sini, dia datang dari negeri yang jauh dari sini, dia datang dengan tekad dan keberanian karena dia hijrah seorang diri tanpa ditemani orng2 tersayang. Sukanya mengurung diri di ruang pribadinya trus dengerin playlist musiknya sambil berbaring di atas ranjang pink yang sering ia gunakan juga ada brown teddy yang memeluknya erat.
Perawakannya kurus dan tinggi untuk wanita, dia sering kali memakai arloji emas yang terpasang dilengan kirinya juga kacamata dikala ia ingin menggunakannya.
Dia wanita yang sungguh mandiri menurutku, berdiri dikakinya sendiri hehe. Tapi terkadang sifat kekanak kanakannya masih sering muncul saat itu, saat masih berada di sampingku.
Kiran ini wanita cerdas, wanita yang mampu menilai berbagai hal menurut perspektifnya sendiri tanpa harus "menjiplak" pemikiran siapa pun. Aku sering bertukar pikiran dengannya dan itu sungguh luar biasa, aku belum pernah temui wanita yang bisa bertukar pikiran sebegitu jelasnya apa yang dia omongkan, dialeknyaa sangat kuperhatikan.
Karena kiran ini perantau, dulu dia sering mengajari dialeknya bahkan bahasa asalnya yang aku sulit pahami hehe. Sampaiku pelajari musik khas asalnya haha lucu rasanya kini, aku mengingat bagaimana semua itu terjadi kau mencubitku, menginjak kakiku juga ngomel tentang dialeknya yang aku turuti.
Kiran kini sudah lepas dari ikatan yang pernah seseorang belenggu, dengan perjalanan baru yang ia jalani dengan rasa baru yang ia rasakan, aku hanya berharap dia tetap mengenalku dan tak pernah merubah semua hal yang pernah terjadi di hidupnya. Dari lubuk hati yang terdalam kutunggu kamu hingga ilalang menguning dan daun daun berguguran.
Daffa Ramadhan.
Komentar
Posting Komentar